GBKP Logo

Tentang GBKP

Gereja Batak Karo Protestan

Informasi lengkap dan sejarah GBKP

Sejarah umum GBKP (Gereja Batak Karo Protestan)

Sejarah Berdirinya Gereja Batak Karo Protestan

Pekabaran Injil pertama ke daerah Karo merupakan jamahan tangan Tuhan untuk menyampaikan berita Keselamatan kepada masyarakat Karo. Kehadiran Pekabar Injil pertama di daerah Karo, dibagi atas dua kurun waktu oleh Lembaga Penelitian dan Studi DGI. Kurun waktu yang pertama disebut masa-masa permulaan, mulai tahun 1890-1906. Kurun waktu yang kedua disebut masa-masa Penanaman dan Penggarapan, mulai tahun 1906-1940. Awal bernama Gereja Kristen Karo yang kemudian dikenal dengan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP)

Dari Buluh Awar penginjilan berkembang ke wilayah sekitarnya. Selanjutnya ke Kabanjahe, dan wilayah lain di dataran tinggi Karo. Seterusnya ke daerah Pancur Batu tahun 1927. Daerah Langkat dimulai penginjilan tahun 1921 dan gereja pertama ditakbiskan tahun 1929. Di Medan sudah ada kebaktian tahun 1937 dan di Jakarta tahun 1939 sudah ada perkumpulan masyarakat Karo Sada Kata dan di Bandung perkumpulan masyarakat Karo Sada Perarih.

Seiring waktu, GBKP berkembang ke berbagai kota besar seperti Medan, Jakarta, hingga wilayah Indonesia lainnya.

Sejarah Mamre GBKP

Berakar dari kebutuhan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) untuk memiliki wadah pelayanan khusus bagi kaum bapak (perbapan). Mamre secara resmi disahkan pada Musyawarah Pelayanan (MUPEL) Pertama yang diadakan di Kabanjahe pada tanggal 26 Agustus 1995.

Latar Belakang 

  • Nama "Mamre" diambil dari kisah Alkitab tentang "Pohon Ek Mamre" di Hebron, tempat Abraham menerima kunjungan utusan Allah. Nama ini melambangkan harapan agar kaum bapak GBKP menjadi sosok yang kokoh, beriman, dan menjadi saluran berkat bagi keluarga serta gereja.
  • Mamre dibentuk sebagai salah satu Badan Pelayanan Kategorial (Kategorial Perbapan) untuk mencapai tujuan Tri Tugas Gereja (Koinonia, Marturia, dan Diakonia) khusus di kalangan laki-laki dewasa.
  • Sejak pembentukannya, Mamre rutin mengadakan Musyawarah Pelayanan (MUPEL) setiap 5 tahun sekali untuk mengevaluasi program dan memilih kepengurusan baru di tingkat pusat (BPP Mamre).
  • Momen Bersejarah: Pada Agustus 2025, Mamre mencatat sejarah baru dengan kehadiran Wakil Presiden RI pada pembukaan MUPEL VII di Sibolangit, Sumatera Utara, yang menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Mamre dalam masyarakat.

 Tanggal 26 Agustus diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Mamre GBKP setiap tahunnya

Sejarah Mamre GBKP Klasis Jakarta-Kalimantan 

GBKP Klasis Jakarta Kalimantan terbentuk sebagai bagian dari pengembangan organisasi gereja:

  • Tahun 2000 terjadi pemekaran klasis Jakarta menjadi beberapa wilayah pelayanan
  • Tujuannya agar pelayanan lebih efektif sesuai wilayah jemaat

Klasis Jakarta Kalimantan cukup unik karena mencakup dua wilayah geografis yang berjauhan:

  • Wilayah Jakarta: Mengakomodasi jemaat (Runggun) di area Jakarta Timur, Bogor, dan sekitarnya, seperti Runggun Pondok Gede, Cisalak, dan Depok.
  • Wilayah Kalimantan: Hasil dari misi pekabaran injil (PI) yang kuat, mencakup jemaat di Kalimantan Barat,Timur, Selatan  seperti Runggun Pontianak, Ngabang, Parindu, Samarinda Balikpapan hingga Sungai Asam. 

Berdirinya klasis ini didasari oleh kebutuhan untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat dan terfokus bagi warga Karo di perantauan. Fokus utamanya tidak hanya pada aspek rohani, tetapi juga pelestarian budaya Karo di tengah masyarakat urban dan pedalaman Kalimantan melalui semangat "Kreatif Merawat Lingkungan" dan misi sosial lainnya.

 

Mamre GBKP Klasis Jakarta-Kalimantan

Sejarah berdirinya Mamre GBKP Klasis Jakarta-Kalimantan tidak terlepas dari sejarah pembentukan Klasis Jakarta-Kalimantan itu sendiri sebagai hasil pemekaran wilayah pelayanan GBKP di luar Tanah Karo. Mamre di tingkat klasis ini berfungsi sebagai wadah koordinasi bagi kaum bapak (perbapan) di jemaat-jemaat (Runggun) yang tersebar di wilayah Jakarta dan Kalimantan

Mamre GBKP Klasis Jakarta Kalimantan adalah:

  • bagian dari persekutuan Mamre di GBKP
  • berada di bawah Klasis Jakarta-Kalimantan
Mamre Logo

Tentang Klasis Mamre
Jakarta Kalimantan

Informasi tentang
Klasis Mamre Jakarta Kalimantan

Kepengurusan

Struktur Organisasi

Pengurus Mamre Klasis Jakarta Kalimantan

Visi & Misi

Mamre memiliki motto utama:
“Mamre Erdiate, Mamre Erpemere”

Kaum bapak dipanggil untuk hidup peduli dan suka berbagi kepada sesama, baik di gereja maupun masyarakat

Misi / Tujuan Mamre

Secara umum, misi Mamre GBKP Klasis Jakarta–Kalimantan adalah:

  • Meningkatkan spiritualitas
  • Menjadi “garam dan terang”
  • Pemberdayaan anggota
  • Pelayanan sosial & kesaksian